PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan dirinya sudah memerintahkan penjabat sementara (pjs) bupati di Kalteng untuk memetakan dan mengecek kembali lahan terlantar.

Hal itu sebagai bagian dari upaya menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan gambut.

“Saya sudah perintahkan pjs bupati untuk inventarisasi berapa lahan kering atau kritis yang ada di wilayah mereka, dan berapa alat mekanis pertanian seperti hand tracktor yang dibutuhkan masyarakat untuk menggarap, itu yang dibutuhkan,” kata Sugianto, Kamis (23/2/2018).

Ia mengatakan, dengan adanya perhatian kepada lahan tidur supaya menjadi lahan produktif setelah digarap, akan mereduksi angka kebakaran lahan yang berarti pula menurunkan biaya pemadaman karhutla.

“Kalau sudah jadi lahan produktif, tidak mudah terbakar karena terjaga oleh mereka (warga),” tandasnya.

--page

Selain menekan masyarakat agar tidak membakar hutan, lahan, atau pekarangan, Gubernur muda inipun menekankan pentingnya penindakan terhadap investor besar yang melakukan pembakaran. (ROZIQIN/B-3)