PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Murung, berniat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tengah keterbatasan fasilitas. Salah satunya komputer.

Untuk itu, pihak sekolah mengundang wali murid untuk bermusyawarah mencari solusi. Hasilnya, disepakati peminjaman laptop kepada siswa/wali murid untuk kelancaran pelaksanaan UNBK.

Kepala SMAN 1 Murung, Suryadi, mengatakan peminjaman terpaksa dilakukan karena sekolah masih kekurangan komputer untuk pelaksanaan UNBK pada April 2018 mendatang.

"Kita sudah menggelar pertemuan dengan orangtua / wali siswa terkait peminjaman laptop. Dan kami sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua murid," kata Suryadi, Jumat (23/02/18).

Suryadi menegaskan, tidak ada paksaan terhadap siswa untuk meminjamkan laptopnya.

--page

"Kami tidak memaksa untuk menyetor atau meminjamkan laptop. Siapa yang berkenan, kita terima. Saat ini, sekolah hanya memiliki 45 komputer. Sementara jumlah murid peserta UNBK SMAN 1 Murung, ada 254 orang," kata dia.

Pelaksanaan UNBK nantinya akan dibagi menjadi tiga sesi. Per sesinya, membutuhkan 85 unit komputer. Saat ini sudah ada 26 komputer/laptop yang dipinjamkan.

"Sekolah siap bertanggungjawab jika ada kerusakan kecil yang terjadi, Namun jika kerusakannya parah gara-gara digunakan siswa, itu tanggungjawabnya sendir," pungkas Suryadi. (RISKI RIVALDO/B-11)