SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seminar pembentukan Universitas Sampit yang akan dilaksanakan pada 1 Maret 2018 rencananya akan menghadirkan dua narasumber bidang pendidikan dari pusat.

Kegiatan itu sendiri akan berlangsung di aula Bappeda Kotawaringin Timur (Kotim, yang dilaksanakan bekerjasama dengan Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) Kabupaten Kotim.

Ketua Majelis Daerah Kahmi Kabupaten Kotim, Zam'an saat rapat bersama pengurus menyebutkan, narasumber yang akan hadir yakni pengurus Kahmi pusat yang juga membidangi masalah pendirikan Prof La Ode Kamaludin.

"Kalau melihat latar belakang pendidikannya beliau juga pernah jadi rektor, beliau memang paham soal universitas ini," kata Zam'an, Senin (26/2/2018).

Selain itu narasumber lain yang akan dihadirkan yakni Dirjen Dikti. "Namun siapa yang akan direkomendasikan hadir dari Dirjen Dikti masih belum tahu, namun sudah pasti," tegas Zam'an.

--page

Lanjut Zam'an, ide untuk mendirikan Universitas Sampit sudah sejak lama dilakukan, hanya karena perbedaan ego siapa yang pantas jadi rektor membuat gagasan tersebut akhirnya bubar.

"Target itu paling lambat 2025 harus terbentuk," tegasnya.

Didirikannya Universitas Sampit sangat penting, melihat setiap tahun lulusan SMA sederajat di Kotim sangat tinggi yakni mencapai 5.000 lulusan.

"Itu belum termasuk kabupaten tetangga," tukasnya.

Dalam seminar ini juga sekaligis dilaksanakan pelantikan pengurus MD Kahmi Kotim, bahkan sejumlah pengrus Kahmi Provinsi juga akan dihadirkan dalam pelantikan tersebut. (NACO/B-5)