BORNEONEWS, Sampit - Universitas Sampit dinilai jadi kebutuhan dan dipastikan mampu mendorong kemajuan daerah.
Hal itu ditegaskan Dewan Pembina Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kotim, Muhammad Yusuf.
Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Kotim ini, Bupati Kotim sudah mendukung pendirian universitas itu sejak lama, hanya saja saat ini perangkat di bawahnya dinilai masih kurang. Makanya ia ingin KAHMI serius menggagas ini agar dapat terealisasi.
"Karena keinginan Kotim punya universitas negeri sudah sejak lama. Saya yakin kalau KAHMI di dalamnya pendirian universitas negeri dapat tercapai, kalau tidak, hanya namanya saja sampai sekarang," kata Yusuf, Senin (26/2/2018)
Kotim pada dasarnya sudah layak dan bahkan siap untuk didirikan universitas negeri, tinggal orang-orangnya sebagai penggagasnya serius atau tidak.
--page
Apalagi lokasi sudah disiapkan di Kelurahan Baamang Barat dengan luas mencapai 20 hektare.
"Kita berharap semoga dengan terbentuknya Universitas Sampit ini memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dan daerah," kata Yusuf.
Ketua MD KAHMI Kotim Zam'an, menambahkan, KAHMI akan menggiring pembentukan ini sampai terbentuk. "Mengingat lokasinya suda ada dan strategis di tengah kota, jadi tinggal kita bagaimana segera mendorongnya," tegasnya.
Zam'an yakin jika KAHMI berkecimpung di dalamnya mampu ikut andil memberikan berbagai upaya agar dapat terlaksana.
"Karena KAHMI ini paling rendah pendidikannya S1," pungkasnya. (NACO/B-5)








