BORNEONEWS, Palangka Raya– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah mengajukan bantuan moda transportasi udara kepada pemerintah pusat berupa empat unit helikopter.
Empat helikopter itu nantinya akan digunakan sebagai sarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai marak terjadi belakangan ini.
Namun, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyebut, empat helikopter itu masih dalam tahap negosiasi kontrak, sebelum akhirnya dioperasionalkan di Bumi Tambun Bungai.
"Saat ini sedang tahap proses kontrak dengan operator. Mudah-mudahan setelahnya bisa cepat ke sini," sebut Fahrizal, Senin (26/2/2018).
"Kemarin kita sudah ajukan surat ke Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) untuk meminta bantuan helikopter jenis water bombing," imbuhnya.
--page
Fahrizal mengaku, bersyukur lantaran di tengah upaya mendatangkan helikopter, cuaca di Kalteng cukup bersahabat. Sehingga terbantu dalam hal pencegahan karhutla.
"Beberapa hari ini cenderung hujan sehingga alhamdulillah hal ini membantu kurangi hotspot (titik api). Di Pangkalan Bun dan sekitarnya yang terjadi karhutla, alhamdulillah juga teratasi," ungkap dia. (ROZIQIN/B-3)








