BORNEONEWS, Sampit - Penanggulangan kemiskinan harus menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotawaringin Timur 2016-2021. Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotim, Dani Rakhman.
Dalam dokumen RPJMD, salah satu yang ditargetkan penurunan angka kemiskinan. Dia pun meminta pemerintah menepatinya, salah satunya dengan penguatan ekonomi masyrakat
"Prioritas perlu dicanangkan, sebab masih banyak penduduk miskin di Kotim. Maka dari itu pemerintah daerah harus membuktikan komitmen untuk pengentasan soal kemiskinan di daerah ini," kata Dani Rakhman , Senin (26/2/2016)
Di Kabupaten Kotim ini program tiga tahun berjalan dianggap masih belum mampu menggambarkan komitmen untuk pemberantasan kemiskinan secara aktual. Apalagi jika melihat kebijakan keuangan daerah yang banyak diarahkan untuk pembangunan yang sifatnya kegiatan mercusuar.
Padahal yang tidak kalah penting mesti digambarkan juga selama lima tahun ke depan strategi pemerintah daerah dalam menumbuhkan iklim investasi, yang akan berimplikasi pada penyerapan tenaga kerja, pengurangan tingkat pengangguran, dan akhirnya berdampak pada pengurangan angka kemiskinan.
--page
Penanggulangan kemiskinan termasuk dalam program prioritas peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini menempati nomor dua setelah infrastruktur dalam sembilan program prioritas daerah 2016-2021.
Kemiskinan merupakan masalah yang multidimensi, sehingga penanganannya tidak hanya menjadi target pemkab tetapi juga target nasional. (NACO/B-11)








