BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 70 orang mendaftar sebagai calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng). Persaingan bakal berjalan ketat karena dari jumlah tersebut hanya 5 orang yang akan diterima.
"Tim sudah melaksanakan berbagai proses, mulai dari pengumuman pendaftaran pada 7-9 Februari dilanjutkan dengan penerimaan pendaftaran sejak 12 Februari sampai dengan 21 Februari 2018. Akhirnya ada 70 orang mendaftar," kata Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kalteng Hamdanah, Selasa (27/2/2018).
Melihat jumlah ini, Hamdanah menilai bahwa animo masyarakat untuk menjadi komisioner KPU cukup tinggi. Meski demikian, ia sempat khawatir karena pada saat pendaftaran dibuka hingga mendekati hari akhir, jumlah pendaftar masih kurang dari 30.
"Karena berdasarkan aturan, kalau hanya 30 orang yang mendaftar, maka dilakukan perpanjangan pendaftaran lagi selama seminggu. Memang harap-harap cemas. Waktu itu, paling tidak 31 aja sudah aman (tidak perpanjangan),"
"Namun ternyata pukul 16.00 WIB di hari akhir, ramai berdatangan untuk mendaftar," ungkapnya.
--page
Ia menuturkan, pengumuman lolos tidaknya berkas pendaftaran akan disampaikan pada Rabu (28/2/2018). Tim seleksi hanya menerima 60 orang yang lolos seleksi berkas.
"Artinya 10 pendaftar harus gugur. Namun tidak menutupkemungkinan kurang dari 60 kalau berkas ada yang belum memenuhi syarat," bebernya.
Hamdanah melanjutkan, mereka yang nantinya dinyatakan lolos akan mengikuti tes CAT di kantor LPMP pada 7 Maret. Peserta juga bisa langsung melihat hasilnya.
Setelah itu berlanjut pada tes Psikolog di Polda Kalteng pada 8 Maret. Dari tes itu, hanya 20 orang yang bisa melanjutkan ke tahap tes selanjutnya.
Yakni tes kesehatan yang akan berlangsung pada 19 Maret di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Berikutnya, dari hasil tes kesehatan, akan diambil 10 orang. Mereka yang lolos baru menjalani tes wawancara yang dilakukan oleh tim seleksi di Hotel Aquarius pada 26-27 Maret 2018.
--page
"Selanjutnya akan kita serahkan ke KPU RI pada 6 April. Merekalah nantinya yang menyatakan siapa yang diterima," tutur Hamdanah.
"Sebenarnya ada 10 orang yang diterima. Tetapi yang dilantik 5 orang. Jadi sisanya nanti ada pergantian antar waktu. Misalnya berhalangan, maka yang dibawah naik," timpal anggota tim seleksi, Sabiun Utsman. (BUDI YULIANTO/B-5)








