MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Barito Utara Sapro Nugroho meminta instansi yang berhubungan dengan penyelenggaraan pilkada supaya menjaga profesionalisme, netralitas, dan wajib menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, ataupun golongan.

Permintaan itu disampaikan Sapto Nugroho pada Apel Deklarasi Damai Pilkada 2018 di halaman kantor bupati Barito Utara, Selasa (27/2/2018).

Selain permintaan tersebut, Pjs Bupati juga melarang perbuatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis, dan berafiliasi dengan partai politik.

“Kepada para penyelenggara pengamanan pemilu di Kabupaten Barito Utara, pada kesempatan ini juga saya ingatkan untuk betul–betul melaksanakan pengamanan pendistribusian kotak dan surat suara yang dimulai dari pencetakan, pelabelan dan penomoran boks, penghitungan jumlah lembar surat suara, penyortiran, pemusnahan surat suara yang rusak dan melebihi jumlah kebutuhan, sampai pendistribusian perlengkapan ke PPK, PPS, dan KPPS,” pintanya.

Kepada pasangan calon dan tim sukses, Pjs Bupati mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan pilkada, semuanya terikat pada aturan. Bila terjadi pelanggaran maupun pidana, akan diproses melalui mekanisme yang berlaku.

--page

“Ketika pada saat kampanye agar menghindari penyampaian materi yang mempersoalkan ideologi dan dasar negara, menghina pribadi seseorang, agama, suku, ras, dan golongan. Kemudian menghasut, memfitnah, mengadu domba, baik dilakukan perseorangan dan atau kelompok masyarakat,” ucapnya.

Di samping itu, jangan sampai dalam pelaksanaan kampanye melakukan atau menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan, atau menganjurkan penggunaan kekerasan, mengganggu keamanan, ketentraman dan ketertiban umum. Merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye, termasuk melaksanakan kampanye di luar jadwal.

“Ini harus betul-betul dipahami dan dipatuhi baik oleh para pasangan calon, tim sukses masing–masing pasangan calon, maupun masyarakat pendukung pasangan calon. Kita semua berharap agar pemilu bupati dan wakil bupati Barito Utara 2018 ini berjalan tertib, aman, tenang, dan damai,” kata Sapto Nugroho.

"Untuk itu marilah kita semangati dan jiwai pilkada Barito Utara ini dengan semangat kekeluargaan dan persatuan serta kesatuan. Pilihan boleh berbeda asalkan perbedaan itu tidak menjadikan kita terpecah belah. Laksanakan kampanye damai, jangan ada isu sara, hoaks, dan politik uang,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)