MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara Set Enus Y Mebas berharap, program bela negara dapat ditumbuhkembangkan kepada anak sejak usia dini.

Menurutnya, program dan wawasan berbasis bela negara sangat penting untuk menghadapi krisis moral yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Barito Utara.

Set Enus pun menyarankan supaya program bela negara menjadi salah satu kurikulum pendidikan, bukan hanya pramuka, PMI, dan lainnya.

“Kami dari DPRD Barito Utara berharap dilakukan edukasi dikurikulum, baik ditingkat PAUD, TK, hingga SMA,” sebutnya, Selasa (27/2/2018).

Bila perlu, lanjut dia, saat masih di tingkat PAUD, anak sudah diedukasi melalui mainan berbasis bela negara. Kerena ancaman moralitas sangat memprihatinkan, seperti narkoba yang dapat menghancurkan moral penerus bangsa.

--page

“Saat ini ancaman bukan lagi melalui senjata. Ancaman saat ini berupa perusak moral. Zaman sekarang, penghancur moral dapat melalui IT, narkoba, dan sebagainya,” ucap dia.

"Apalagi wilayah kita merupakan maritim kepuluan. Sangat rentan sekali terhadap ancaman dari dalam maupun luar. Makanya bela neraga ini dikembangkan dan ditumbuhkan sejak dini."

Ia mengimbau, edukasi bela negara bukan hanya di kota, namun hingga ke desa dan pedalaman.

”Kami akan mendukung dan mendorong Kesbanglinmas dan dinas terkait untuk menjadikan program menumbuhkan bela negara sejak dini. Lebih lanjut, Kabupaten Barito Utara dapat mengembangkan lebih jauh lagi untuk bela negara ini. Karena bela negara dibutuhkan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)