BORNEONEWS, Palangka Raya- Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Tim Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan berbagai upaya untuk menghindari adanya calon pesanan atau titipan.
Ketua Tim Seleksi Hamdanah berjanji, akan menjalankan aturan yang berlaku dan tidak ada calon pesanan saat proses penerimaan.
"Seleksi ini mencakup beberapa tahapan, salah satunya dengan adanya CAT dan kami pastikan kami tidak bisa membantu apapun. Selain itu, saat tes pskilogi kami percayakan pada Polda Kalteng serta saat tes kesehatan kami percayakan ke pengurus Rumah Sakit Umum Daerag dr Doris Sylvanus," sebutnya, Selasa (27/2/2018).
Pada tahapan wawancara pun, Hamdanah menegaskan tetap tidak akan ada pesanan.
--page
"Saat wawancara kami sudah mempersiapkan agar tidak ada campur tangan Tim Seleksi, karna satu per satu peserta akan direkam. Kalau sedikit bisik-bisik saja kami pastikan akan ketahuan," sebutnya.
Sabian Usman, anggota Tim Seleksi, menyampaikan dari awal pihaknya sepakat pisah sekretariat dan memilih Asrama Haji Al-Mabrur Palangka Raya sebagai tempat netral untuk menghindari praduga pesanan.
Proses seleksi sudah memasuki tahap pemeriksaan berkas dan akan diumumkan pada 28 Februari melalui website resmi Timsel KPU Kalteng. (GAZALI/B-3)








