SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Pembangunan di Kabupaten Kotawaringin  Timur (Kotim) tidak semestinya hanya berkutat kepada  pembangunan fisik saja. Tapi juga harus membangunan sumber daya manusia (SDM). 

Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus mengatakan, dalam pembangunan SDM menurut dia selama ini belum dilaksanakan pemkab dengan baik.

Dari itu ia mendorong agar pemkab tidak cuma fokus pada pembangunan infrastruktur atau fisik,tapi juga SDM merupakan upaya yang tidak kalah penting.

"Saat ini SDM yang tidak dibangun itu di daerah pedalaman. Akibatnya ketertinggalan itu membuat masyarakat tidak sedikit masih berpola pikir yang tidak sesuai dan mampu mengimbangi perkembangan saat ini," kata Parimus, Rabu (28/2/2018).

Ia mengatakan, saat ini banyak warga pedalaman masih rendah tingkat kemampuan SDM. Itu bukan salah masyarakat sebenarnya tetapi salahnya di pemerintah tidak fokus dalam pembangunan di sektor pendidikan dan pembangunan manusia.

--page

Ketua DPC Partai Demokrat ini mengatakan, ketertinggalan SDM masyarakat lokal itu menyebabkan sedikitnya putra daerah yang bisa berkarir dan berkarya untuk daerahnya. Bahkan itu menjadi salah satu penyebab terjadi pengangguran yang muara akhirnya meningkatkan angka pelaku kriminal di Kotim. 

"Seperti di Lapas Sampit itu karena kasus pencurian banyak warga lokal yang terjerat. Ini kaitannya erat karena mereka tidak punya kerjaan. Bagaimana punya pekerjaan jika SDM mereka tidak mengimbangi dengan baik ditingkat kebutuhan dunia kerja saat ini," pungkasnya.

Dia berharap agar kebijakan pemerintah itu juga tidak hanya selalu berkutat kepada satu sektor. Kebijakan pembangunan manusia adalah hal yang sangat penting dalam rangka menyongsong pembangunan yang lebih berkesinambungan. (NACO/B-5)