BORNEONEWS, Sampit - Persiapan perangkat untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) disebutkan sudah mencapai 100%.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardana mengatakan, dari 18 sekolah yang akan melaksanakan UNBK, persiapannya sudah 100%. Dengan harapan tidak ada kendala saat pelaksanaan pada April 2018 mendatang.
"Untuk perangkat yang digunakan pelaksanaan UNBK baik itu komputer dan lainnya sudah siap 100%. Bagi sekolah yang kekurangan fasilitas, sudah resmi menumpang ke sekolah lainnya yang jaraknya berdekatan," ujar Bima, Rabu (28/2/2018).
Adapun sekolah yang masih kurang lengkap perangkatnya tersebut umumnya berada di wilayah Utara Kotim. Ada tiga sekolah yang akan menumpang ujian di sekolah lain, yakni SMA PGRI 1 Sampit di SMK Bhakti Mulya, SMA PGRI Telaga Antang menumpang di SMAN 1 Parenggean dan SMA PGRI Pulau Hanaut yang menumpang di SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.
"Kendala yang dihadapi sekolah tersebut rata-rata peralatan yang kurang lengkap. Jaringan internet yang terganggu, dan listrik. Mereka menunpang di sekolah yang perangkatnya siap untuk UNBK," kata Bima.
Dalam waktu dekat mereka akan kembali melakukan simulasi dan try out UNBK. Agar siswa lebih paham melaksanakan ujian dengan komputer.
Berikut sekolah yang siap melaksanakan UNBK, yakni SMAN 1 Sampit, SMAN 2 Sampit, SMAN 3 Sampit, SMAN 4 Sampit, SMAN 1 Mentaya Hilir Utara, SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan, SMAN 1 Kotabesi, SMAN 1 Cempaga, SMAN 1 Parenggean, dan SMA Muhammadiyah Sampit.
Kemudian, SMA Katolik Taruna Jaya, SMA PGRI 1 Sampit, SMA PGRI Pulau Hanaut, SMA PGRI Telaga Antang, SMA PGRI Teguh Sempurna, SMA IT Al Madaniyah dan SMA Maranatha Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








