PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Beredar informasi di media sosial (medsos) ada seorang warga Tewang Sanggalang Garing, Kabupaten Katingan, dipasung keluarganya. Lelaki yang disebut bernama Itaw itu sudah hampir dua tahun dipasung.

Pemasungan terpaksa dilakukan lantaran Itaw mengidap gangguan jiwa dan seringkali mengamuk. Sehingga dikhawatirkan mengancam jiwanya maupun orang lain.

Seorang warga yang iba dengan kondisi Itaw lalu mengunggah informasi pemasungan tersebut ke medsos. Ia berharap pemerintah daerah memperhatikan kasus tersebut.

Munculnya kasus itu di medsos kemudian mendapat tanggapan dari Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei Suyuti Syamsul.

“Dikomunikasikan dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat untuk dibawa ke RSJ. Kami siap,” tuturnya saat Borneonews meminta konfirmasi, Rabu (28/2/2018).

--page

Beberapa hari sebelumnya, Suyuti sempat berujar supaya semua warga, terutama kepala desa, peduli dengan kondisi kesehatan, baik fisik maupun psikis, dengan melapor ke pemerintah atau RSJ jika mendapati warga yang mengalami gangguan jiwa. Apalagi sampai dipasung. Supaya penderita bisa diobati dengan layak.

Sementara itu, dalam unggahan salah seorang warganet disebutkan bahwa Itaw merupakan penduduk Desa Tewang Baringin, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, Kabupaten Katingan. Dia dipasung di dalam sebuah ruangan oleh keluarganya karena mengalami gangguan jiwa.

Alasannya, karena pasien ini seringkali mengamuk yang bisa mengancam jiwa korban maupun orang lain dengan senjata tajam.

“Karena itu perlu perhatian serius pemerintah daerah Katingan guna menfasilitasi warga yang dipasung supaya mendapatkan perawatan di rumah sakit jiwa. Agar memperoleh penanganan medis secara manusiawi sesuai standard layanan kesehatan negeri ini,” tulisnya. (ROZIQIN/B-3)