SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) 2018 yang diikuti sebanyak 557 orang siswa dari seluruh SMA dan MA di Kotim. OSK memiliki dampak positif bagi sekolah, untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah. 

"Ini harus jadi tempat untuk menggali bakat kecerdasan kognitif siswa di bidang sians dan ilmu pengetahuan. Sehingga berdampak terhadap mutu pendidikan di daerah ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardana, Rabu (28/2/2018).

Bima mengapresiasi dan bangga dengan jumlah peserta yang meningkat drastis pada pelaksanaan OSK 2018. Hal itu menunjukkan program pembinaan kegiatan ekstrakurikuler seperti pengembangan olimpiade sains di sekolah-sekolah telah berjalan dengan baik.

Dirinya juga mengatakan upaya pembinaan melalui olimpiade sains harus didorong. Hal itu berpengaruh pada pengetahuan para siswa, hingga mereka terus berbuat positif. 

"Dengan adanya kegiatan tersebut, saya berharap dapat menghasilkan duta-duta terbaik yang akan mewakili Kotim untuk bersaing pada Olimpiade Sains tingkat provinsi pada 17 - 19 April 2018 mendatang di Palangka Raya," kata Bima.

--page

Bima juga berpesan, lomba-lomba olimpiade sains tingkat kabupaten ini agar diselenggarakan secara objektif, berintegritas, cermat  dan teliti, sehingga menghasilkan peserta-peserta handal dan berprestasi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)