BORNEONEWS, Puruk Cahu - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Murung Raya, memiliki pompa untuk distribusi air ke pelanggan dengan kecepatan 75.000 liter per detik. Imbasnya, aliran air sempat terhenti selama sepekan terakhir.
Hal itu disebabkan kecepatan pompa untuk distribusi tidak sebanding dengan mesin pengisian bak penampungan air di PDAM. Alhasil, di bak PDAM sempat terjadi kekosongan atau kekeringan.
Direktur PDAM Murung Raya, Agus Sumady, menjelaskan tujuan pompa berkecepatan tinggi itu untuk memenuhi kebutuhan distribusi air bersih ke pelanggan.
Akan tetapi pompa tersebut justru cepat mengosongkan bak penampung Air PDAM. Hal ini berpengaruh terhadap distribusi air bersih ke pelanggan.
"Itu yang menyebabkan air PDAM selama satu minggu terakhir ini tidak mengalir, jadi bukan kelalaian. Kita justru ingin air mengalir satu kali dua puluh empat jam," kata dia. (RISKI RIVALDO/B-11)








