SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Petani muda asal Kotim, Warsito akan mewakili Kalteng untuk program magang di Jepang. Di negeri tirai bambu itu, Warsito akan menimba ilmu pertanian mulai dari sistem organik dan nonorganik. Selain itu, ia juga akan belajar menggunakan teknologi canggih untuk pertanian. 

"Mudah-mudahan kesempatan tersebut benar-benar dimanfaatkan Warsito. Sehingga nantinya kalau sudah selesai, bisa diterapkan di Kotim dari ilmu yang didapatnya di Jepang," kata Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara, Kamis (1/3/2018). 

Made mengatakan, pihaknya juga siap memfasilitasi Warsito untuk menerapkan ilmu yang dia dapat setelah kembali ke Sampit nantinya. Demi berkembangnya dunia pertanian di Kotim ini. 

Sebelum berangkat, Warsito akan dibina di asrama. Dirinya akan bergabung dengan peserta wakil daerah lainnya untuk mendapat pembinaan, termasuk belajar bahasa Jepang. 

Sementara program magang di Jepang tersebut merupakan kerjasama pemerintah Indonesia dan Jepang, untuk menjawab permasalahan pengembangan sumber daya manusia petani.

--page

Program magang dapat menjadi solusi bagi peserta untuk dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan mental pemagang dalam mengelola usaha pertanian yang berorientasi agar bisnis.

"Warsito akan berangkat pada Mei 2018 mendatang, setelah dirinya diberi bekal di asrama," terang Made. 

Made juga berharap agar masyarakat Kotim mendoakan Warsito, agar bisa menimba ilmu pertanian di Jepang dengan baik. Sehingga bisa bermanfaat bagi pertanian di Kotim ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)