SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah bersiap menuju smart city atau kota pintar.

Untuk itu, pemkab mengimbau masyarakat mendukung upaya itu sehingga dapat terwujud.

"Kami minta dukungannya kepada masyarakat. Karena tanpa dukungan maka akan susah untuk mewujudkan kota pintar tersebut," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Multazam, Kamis (1/3/2018).

Smart city merupakan konsep tata kelola kota yang disusun secara cerdas, untuk menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. 

Hal itu dilakukan melalui pengelolaan sumber daya dan komunitas yang diwujudkan dalam strategi penyelesaian masalah, pelayanan publik, termasuk penciptaan situasi serta kondisi kota yang sejahtera dan nyaman.

--page

"Kotim masuk sebagai nomine menjalani assesment smart city tersebut. Dan itulah yang ingin kami wujudkan saat ini," kata Multazam.

Untuk mewujudkan smart city, pihaknya sudah menyiapkan seluruh berkas persyaratan. Termasuk persetujuan Bupati Kotim Supian Hadi. Berkas itu akan dikirim ke Kementerian Kominfo via online.

Dalam menjalani proses assesment smart city, Diskominfo bersama Bappeda Kotim akan hadir di Kementrian Kominfo pada 5-7 Maret 2018 mendatang.

"Agar smart city benar-benar dapat terwujud dan berjalan dengan baik di Kotim, perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Perilaku masyarakat dalam melihat perkembangan teknologi sangat-sangat berpengaruh terhadap suksesnya smart city," sebut Multazam. 

Ia menilai, elemen smart city di Kotim sudah sangat terlihat. Yang paling menonjol adalah terkait penyebaran informasi. Di mana pengguna media sosial di Kotim sangat tinggi. Sehingga dirinya optimistis, dengan dukungan seluruh masyarakat, Kotim mampu menjadi smart city. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)