PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hangat penuh semangat bersahabat. Itulah kemeriahan Jumat (2/3/2018) di SMAN 5 Palangka Raya. Keluarga besar SMAN 6 Palangka Raya melakukan kunjungan persahabatan ke sekolah yang ini.

Rombongan tiba menjelang pukul 08.30 dengan tiga buah truk dan satu bus yang membawa sekitar 240 siswa dan belasan guru termasuk kepala sekolah. Rombongan disambut dengan tari lawang sakepeng di pintu gerbang sekolah.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya, H Arbusin langsung menyambut rombongan yang dipimpin Kepala SMAN 6 Palangka Raya, Adriansyah.

Keakraban kedua sekolah pun lekat membaur. Mereka segera beriring menuju halaman sekolah untuk beramah tamah yang bersahaja.

Kebetulan sekali pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Kabid Pembinaan SMA, Syaifudin juga hadir dan turut memberikan pesan pembinaan.

--page

"Saya hadir di sini mewakili Kadisdik Provinsi Kalimantan Tengah. Ada pesan yang dititipkan Kadisdik melalui saya. Kami mengajak para siswa untuk terus menggelorakan semangat belajar, semangat berliterasi, dan semangat menguatkan pendidikan karakter. Kalian harus menjadi generasi yang bertakwa, cerdas, terampil, dan menjunjung nilai-nilai karakter. Jadilah generasi sehat yang berkarakter dengan menghindari berbagai penyimpangan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi, minuman keras, dan pergaulan bebas," kata Syaifudin.

Berkaitan dengan penggunaan alat teknologi komunikasi, Disdik menurutnya berharap agar para siswa dapat menggunakan secara bijak dan cerdas.

"Gunakan secukupnya dan ambil hal yang baik untuk meningkatkan kualitas, bukan untuk membuang-buang waktu dan merusak diri. Untuk kalian siswa kelas XII juga harus bersiap-siap menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang akan dilaksanakan mulai bulan April. Kalian harus optimistis dapat menempuh rangkaian ujian itu," pesannya.

Pesan pejabat pun dijeda hiburan. Tampilan tari dadas dan tari mandau dari siswa-siswi SMAN 5 dan SMAN 6 cukup menyita perhatian keluarga besar kedua sekolah.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Palangka Raya, Adriansyah menyatakan bahwa kunjungan persahabatan yang dilakukan merupakan bagian dari proses pembelajaran.

--page

"Ini juga bagian dari kegiatan pembelajaran. Kunjungan merupakan bagian dari belajar berkomunikasi, bersahabat, berpikir kritis, dan kreatif. Dengan kunjungan persahabatan, siswa belajar banyak hal dari lingkungan atau sekolah lain. Ini berarti siswa belajar langsung dari situasi nyata di luar kelas pembelajaran," kata pria yang juga pernah lama menjadi guru di SMAN 5 Palangka Raya.

Seiring dengan itu, Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Arbusin juga menyatakan kegembiraannya mendapat kunjungan ini.

"Selain menjadi kebersamaan, silaturahmi dua sekolah ini dapat dijadikan ajang untuk saling belajar. Setiap sekolah tentu punya kelebihan dan kelemahan masing-masing. Melalui kunjungan persahabatan SMAN 5 Palangka Raya dapat belajar dari SMAN 6 Palangka Raya, begitu pula sebaliknya," tuturnya.

Kemeriahan penuh persahabatan itu pun bergulir. Pertandingan lebih akrab dari pertemanan, seperti sepakbola, futsal, tenis meja, voli, bulutangkis, dan catur pun digelar seru penuh keceriaan.

Saat kegiatan salat Jumat atau ibadah tiba, kegiatan diistirahatkan sementara.

--page

Usai salat Jumat, keseruan di siang yang panas itu pun berlanjut. Lelah dan gerah pun seperti lenyap tertelan sorak meriah siswa dalam jalinan persahabatan itu.

Semoga persahabatan mengalirkan manfaat dan berbagai kebaikan tanpa henti. (TESTI PRISCILLA/B-5)