BORNEONEWS, Palangka Raya- Masyarakat Suku Dayak, terutama Dayak Ma'anyan, kebanyakan merayakan pesta pergantian tahun dengan memasak RW, penganan berbahan dasar daging anjing.
Sebenarnya masakan RW ala Dayak ini lebih kepada masakan rica-rica yang memerlukan banyak cabai dan serai sebagai bumbunya.
Namun, tidak semua orang Dayak suka dengan daging hewan yang satu ini. Karenanya babi (B2) rica-rica dapat menjadi alternatif pilihan. Baik untuk merayakan tahun baru atau menjadi menu masakan sehari-hari.
Selain babi, bahan dasarnya juga bisa diganti daging lainnya seperti ayam (lebih enak daging ayam kampung).
Jika ingin mencobanya, berikut resepnya.
Bahan:
- 1 kg daging babi, potong sesuai selera, lebih baik kecil-kecil
- 3 ruas jahe, memarkan
- 6 batang serai, 4 batang diblender atau cincang, 2 sisanya dimemarkan
- 8 lembar daun jeruk nipis
- Gula, garam dan penyedap rasa secukupnya
- Minyak goreng untuk menumis secukupnya
- Air secukupnya
Bumbu yang dihaluskan:
- 4 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- 4 ruas jari kunyit
- 20 buah cabai rawit merah
- 8 buah cabai merah besar
Cara membuat:
- Panaskan minyak
- Daging babi yang sudah dipotong-potong, digoreng setengah matang, angkat lalu tiriskan
- Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan termasuk blenderan serai, aduk dan tunggu hingga harum dan berubah warna. Gunakan api kecil.
- Tambahkan air secukupnya agar tidak gosong
- Masukkan daun jeruk, jahe dan serai yang sudah dimemarkan. Setelah siap masukkan daging babi.
- Siram daging babi dengan kuah agar lekas meresap dan rata lalu rebus kembali dengan sedikit air
- Tunggu hingga daging babi matang dan kuah tinggal sedikit. Angkat.
- Masakan siap disajikan bersama satu piring nasi putih hangat. (TESTI PRISCILLA/B-3)








