BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Ahmad Dirman mengatakan, ada enam titik panas atau hotspot terpantau satelit di daerah tersebut. Namun, tidak sempat meluas karena petugas sigap melakukan pemadaman.
"Ada enam titik api yang terpantau. Beruntung petugas di daerah kita sigap," kata Ahmad Dirman, Minggu (4/3/2018).
Menurut Dirman, berkat upaya para tugas dan turunnya hujan beberapa waktu lalu, api tersebut berhasil dipadamkan. Sehingga tidak meluas kewilayah lainnya.
"Para petugas kita sudah turun kelapangan untuk.pemadaman. Alhamdulilah Allah membantu dengan menurunkan hujan," terangnya.
Kendati demikian, Dirman mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Sebab, hanya akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.
"Mudah-mudahan jangan ada masyarakat Sukamara yang membakar lagi," harapnya.
--page
Sementara, Kapolres Sukamara AKBP Andiyatna mengatakan, pihaknya akan meningkatkan kerjasama dengan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
"Kita sudah banyak melakukan upaya, mulai dari kegiatan preemtif maupun preventif," kata Andiyatna. (NORHASANAH)








