BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Sekolah di Kabupaten Kotawaringin Barat, mulai dari tingkat dasar (SD) hingga menengah pertama (SMP) telah mengatasi masalah kekurangan guru secara mandiri.
Demikian disampikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Barat Ibramsyah saat dihubungi Borneonews via telepon, Senin (5/3/2018).
"Jumlah guru honor yang direkrut langsung dari sekolah jenjang SD dan SMP ada 463 orang. Tersebar di semua sekolah yang kekurangan guru. Diharapkan dengan jumlah guru honor yang direkrut langsung dari sekolah dapat mengisi kekurangan tenaga pengajar," kata Ibramsyah.
Pada saat ini Kobar memang mengalami kekurangan tenaga pengajar. Jadi sekolah berinisiatif merekrut beberapa pengajar untuk mengisi kekosongan tersebut.
"Kesejahteraan mereka mendapat honor dari sekolah yang merekrut dengan besaran tergantung kemampuan anggaran sekolah dan mengacu pada petunjuk teknis pengelolaan dana BOS, sebagai dasar pihak sekolah dalam menentukan besaran honornya," ucapnya.
--page
Dengan adanya tenaga honor tersebut sekolah terbantu, sekaligus memenuhi kebutuhan guru. Sehingga kekosongan pengajar tidak berlarut-larut. (HARDI SARJITO/B-3)








