BORNEONEWS, Sampit - Dinas Sosial akan melakukan verifikasi dan validasi data terpadu masyarakat kurang mampu. Tujuannya, agar bantuan untuk warga tidak mampu baik dari pemerintah daerah maupun pusat, tepat sasaran.
"Kami akan melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat kurang mampu," kata Kepala Dinas Sosial Kotim Agustripurna Tangkasiang, Senin (5/3/2018).
Dinsos, menurut Agus, sudah menerima data dari Kementerian Sosial yang merupakan hasil dari pendataan Badan Pusat Statistik 2011 dan 2015. Tercatat, ada 21.126 keluarga kurang mampu di Kotim.
Namun kenyataan di lapangan saat ini, tidak sedikit warga yang berhak menerima bantuan justru tidak terdata. Sehingga hal itulah yang membuat dinsos mengadakan validasi dan verifikasi data ulang di 2018 ini.
"Kami melakukan bimbingan teknis kepada pendamping program keluarga harapan (PKH), agar nantinya di lapangan benar-benar bisa mendata masyarakat kurang mampu dengan tepat sasaran," kata Agus.
--page
Verifikasi dan validasi data tersebut sangat penting dilakukan. Agar angka kemiskinan di Kotim terukur jelas dan penanggulangan kemiskinan tepat sasaran. Sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








