BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya untuk mengembangkan sejumlah objek wisata dan salah satunya adalah susur Sungai Mentaya di tepian kota Sampit.
Namun saat ini susur sungai yang salah satu dijadikan objek wisata ternyata dirasa masih belum siap. Hal itu dikarenakan belum dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait.
"Susur Sungai Mentaya ini padahal cukup bagus, namun potensi wisatamya belum dikelola dengan baik oleh pemkab," ujar Ketua Karang Taruna Kalimantan Tengah, Abdul Hafid.
Dia menyebut ssaat ini belum banyak masyarakat ataupun wisatawan yang mau melakukan kunjungan atau menikmati susur sungai tersebut.
Hal itu dikarenakan perahu wisata yang ada saat ini belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga sarana untuk melaksanakan wisata tersebut kurang terakomodasi.
--page
"Harusnya susur sungai ini juga jadi ikon wisata, karena memiliki pemandangan di tepian yang sangat alami, sehingga cukup menarik untuk dilihat," katanya.
Dia juga sangat berharap agar wisata ini dapat ditumbuhkembangkan. Sehingga berdampak pada masyarakat sekitar untuk meningkatkan perekonomian mereka.
Apalagi saat ini banyak perahu kelotok, dan tinggal dimanfaatkan bagaimana agar bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitarnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








