BORNEONEWS, Sampit - Pemilihan umum 2019 untuk calon anggota legislatif bakal seru di lima daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Kotawaringin Timur. Pasalnya diprediksi banyak kehadiran sejumlah pendatang baru.
Dengan munculnya petarung baru ini tentu tidak bisa diremehkan. Kalangan elit birokrat dan pengusaha tenar di Kotim diperkirakan akan maju mencalonkan diri. Namun, hal itu tidak menjadi masalah bagi kalangan petahana.
Politisi Partai Demokrat, Hero Harapanno Mandouw mengatakan dengan hadirnya sejumlah pendatang baru itu akan memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menjadi wakilnya di lembaga. Apalagi selama ini dari kalangan birokrat jarang sekali muncul setelah pensiun untuk masuk ke lembaga dewan.
"Untuk periode ini bisa dikatakan sangat sedikit mantan birokrat yang berhasil lolos dari ketatnya kontestasi Pileg 2014," kata Hero, Senin (5/3/2018)
Dia menambahkan, semuanya tergantung masyarakat yang punya hak pilih yang didasari dengan berbagai faktor.
--page
"Menjadi anggota legislatif tidaklah mudah. Selain harus memiliki popularitas juga harus diimbangi dengan kemampuan finansial. Kegiatan sosialisasi sebelum pelaksanaan pencoblosan tentu menyedot anggaran. Namun di kota ini daerahnya terjangkau, cost tidak begitu besar, beda hal dengan dapil pedalaman," ucapnya.
Sejumlah nama yang mulai ramai disebut-sebut bakal maju mencalonkan diri dari kalangan birokrat yakni, Sugian Noor, Kepala Disnakertrans saat ini, kemudian Kepala BPKAD Kusdinata, Kepala Bappeda, Burhanuddin. Mereka akan memasuki masa pensiun pada 2018 ini.
Kemudian ada nama Mudjiono mantan Kadisperindag, Samsudin Mulano mantan Camat Parenggean, dan Opi Mantan Camat Antang Kalang.
Serta kalangan birokrat dan pengusaha muda lainnya seperti H Dian pengusahan SPBU, Moldy anak Bupati Kotim H Supian Hadi, Anton Al Sudani, serta anak sejumlah pengusaha di Kotim bakal menghiasi Pileg 2019. (NACO/B-11)








