BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Bakung Merang, Palangka Raya, Minggu (4/3/2018) sore diduga berawal dari pembakaran sampah.
"Kemungkinan dari membakar sampah kemudian merembet. Kemarin memang panasnya cukup menyengat," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar, Senin (5/3/2018).
Pihaknya akan mencari siapa pemilik lahan untuk dilakukan pemeriksaan meskipun yang terbakar itu tidak luas. Hal ini juga berkat kesigapan aparat kepolisian bersama puluhan petugas pemadam kebakaran yang langsung ke TKP pasca menerima informasi.
Kapolres menambahkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, selain menggalakan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan lurah.
"Begitu ada kebakaran, kita hubungi lurahnya karena memiliki data RT dan RW," ungkapnya. Menurut kapolres daerah paling rawan terjadinya Karhutla adalah Kecamatan Sebangau.
--page
Sebab kawasan ini masih banyak lahan gambut yang kosong. Wilayah kedua yakni Kecamatan Jekan Raya. (BUDI YULIANTO/B-6)








