PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Sejumlah warga Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengeluhkan proses klaim dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penyebabnya, proses klaim memakan waktu hingga berminggu-minggu. Itupun tanpa kepastian tanggal pencairan.

Seperti yang diungkapkan warga berinisial BD. Warga yang mengaku sudah resign dari salah satu perusahaan kelapa sawit di Kobar itu mengaku kesulitan saat hendak mengklaim dana di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun.

Sudah hampir dua pekan dia mengurus proses klaim tapi dana tidak kunjung cair. BD mengaku sudah menyampaikan komplain langsung, namun pihak BPJS Ketenagakerjaan berdalih sedang dalam proses perubahan sistem sehingga dana tetap tidak bisa dicairkan segera.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun, Azwar Syah, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/3/2018), menyebut bahwa dana BPJS tidak cair karena beberapa fitur belum selesai.

--page

"Kita memang memiliki kendala pada saat pencairan dana tersebut. Akan tetapi masalah itu sudah selesai. Tinggal beberapa fitur yang tidak bisa digunakan karena belum selesai. Kalau yang belum itu seperti satu kartu memiliki dua saldo," katanya.

Ia mengatakan, proses klaim sudah bisa dilaksanakan pada Senin (5/3/2018). Untuk pengambilan dana klaim, mereka sudah menghubungi pemilik klaim melalui customer service.

"Kita melakukan pengalihan sistem ini pada 16 Februari 2018 dan sekarang masih tahap penyelesaian. Untuk masalah satu kartu dua saldo itu membutuhkan proses pendataan. Untuk yang memiliki satu kartu satu saldo bisa diurus dengan datang ke kantor BPJS," ucapnya.

Untuk persoalan satu kartu dua saldo, meski masih dalam tahap penyelesaian di tingkat BPJS pusat, berkas pengajuan klaim tetap diterima. Namun masih dalam proses karena penghitungannya manual. (HARDI SARJITO/B-3)