BORNEONEWS, Palangka Raya - Suasana haru mewarnai upacara penutupan, pelantikan, pengambilan sumpah pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun 2017/2018 di halaman Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Kalteng, Selasa (6/3/2018).
Khususnya ketika bintara baru mendapat kesempatan untuk bertemu dengan orangtua masing-masing. Saat itu, sebanyak 164 bintara baru berbaris di lapangan SPN.
Orangtua masing-masing dipersilakan mencari anaknya setelah tujuh bulan berpisah, karena harus menjalani pendidikan di SPN.
Tidak terasa, banyak di antara mereka menitikkan air mata begitu bertemu orangtua. Bahkan bersujud di kaki kedua orang tua pun dilakukan.
Seperti yang nampak dilakukan oleh M Bayu Adam (20) terhadap kedua orangtuanya, Suparno (48) dan Nurini (37).
--page
Bayu merupakan anak tunggal dari Suparno dan Nurini. Mereka tinggal di Kota Pulang Pisau, Kabupaten Pulang Pisau. Suparno sendiri kesehariannya sebagai Guru SMA 1 Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
"Alhamdulilah, bangga dan terharu melihat keberhasilan ini. Mudah-mudahan anak kami jadi polisi yg amanah," kata Suparno.
"Saya ingin membahagiakan orang tua saya. Saya akan mengabdi kepada negara dan memberikan yang terbaik," timpal Bayu. (BUDI YULIANTO/B-11)








