BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli meminta jajaran pemerintah desa agar menyiapkan profil hingga pemetaan potensi desa. Semuanya itu untuk dituangkan dalam sistem informasi desa (SID) berbasis internet.
Menurut Jhon, hal itu sudah menjadi keharusan yang diminta pemerintah pusat. Seluruh desa di Kotim wajib memiliki SID yang akan terkoneksi secara online ke pusat.
"Itu sangat penting dan kewajiban yang harus dibuat oleh pemerintahan desa. SID itu nantinya akan memuat profil desa hingga transparansi penggunaan keuangan desa,“ kata Jhon Krisli, Selasa (6/3/2018).
Menurutnya, profil desa berguna sebagai data dan acuan terkait kriteria dan kondisi desa. Pasalnya ada tiga kriteria desa yang diatur dalam perundang-undangan yakni desa swasembada, desa swakarsa dan desa swadaya.
"Tanpa profil desa maka tidak diketahui kriteria suatu desa. Hal ini akan berdampak pada pembangunan desa kedepannya. Pembangunan tidak lepas dari kriteria masing-masing desa," ucap Jhon.
--page
Tidak ada alasan bagi kepala desa tidak paham dengan internet dan kemajuan teknologi. Karena teknologi saat ini bukan barang baru. Saat ini segala sesuatu yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi merupakan kebutuhan. (NACO/B-11)








