PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Listrik padam karena Trafo TM tersambar petir yang berlokasi di Jalan Edi Suwargono di samping kantor PU Kotawaringin Barat.

"Kronologis padam aliran listrik 6 Maret 2018 pukul 15.45 WIB karena terjadi hujan, dan petir dan saat yang bersamaan padam aliran listrik yang termonitor di PLTD Pangkalan Bun yaitu penyulang PBN 02 dengan indikasi Grounding (GRD) dan shot over current relay (SOCR)," kata  Analis Kinerja PLN Rayon Pangkalan Bun, Suprapto, Selasa (6/3/2018).

Stelah ditelusuri ke lapangan ditemukan di gardu PBN 149 Jalan Edi Suwargono yaitu peralatan cut out phase S putus, lightning arrester phase T jebol atau rusak. Kerusakan itu diprediksi akibat sambaran petir.

"Kita langsung melakukan perbaikan sesuai standart operasional prosedural (SOP) yang berlaku dan sekarang sudah tahap akhir perbaikan. Pemadaman itu terjadi di Jalan Pangeran Diponegor, Jalan Iskandar, Jalan Malijo, Jalan Sutan Syahrir, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Cilik Riwut 1 sampai 3, Jalan Achmad Wongso, dan Jalan HM Rafii," ucapnya.

Listrik kembali normal pada pukul 17.45 WIB. Pemadaman ini berlangsung selama dua jam karena harus mengganti trafo TM tersebut akibat sambaran petir tersebut. (HARDI/B-6)