PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menyuguhkan even pameran berskala nasional yaitu Gelar Karya.

Pameran ini baru kali pertama, namun panitia berjanji kegiatan ini mampu menandingi gelaran Kalteng Quality Expo, yang sudah bertahun-tahun digelar yaitu setiap peringatan hari ulang tahun Kalteng.

“Kita akan sajikan hal yang lain di event ini. Akan banyak inovasi, karena Gelar Karya ini konsepnya berbeda dari pameran-pameran yang sudah pernah dilaksanakan di Kalteng,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin) Provinsi Kalteng, Rabu (7/3/2018).

Inovasi yang dimaskud Katma , antara lain lebih terfokus pada inovasi daerah yang dilakukan putra-putri Kalteng mulai dari produk kerajinan, produk layanan publik, usaha pertanian, ekspose destinasi wisata maupun karya-karya komunitas pengrajin lokal lainnya.

Pameran Gelar Karya ini dilangsungkan pada 8 hingga 12 Maret 2018 di Kompleks Pameran Temanggung Tilung, Palangka Raya.

Katma menyebut saat ini persiapan sudah mencapai 75 persen, tinggal perbaikan beberapa stand dan fasilitas pendukung lainnya.

--page

“Kita menyiapkan space atau both-both pameran untuk putra-putri Kalteng kita yang memiliki karya agar bisa menyuguhkan karya mereka dan dikenalkan ke level nasional. Selain itu, juga diperuntukkan bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) dari kabupaten/kota maupun binaan dari SOPD Pemprov dan instansi vertikal di Kalteng,” jelasnya.

Katma yang juga pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa (DPMDes) ini juga menyebut Gelar Karya ini juga akan mengundang IKM nusantara.

Pelaku usaha IKM yang suadh menasional itu diharapkan menjadi pemantik semangat IKM Kalteng dalam meningkatka kualitas produknya.

“Pemantik IKM kita dalam rangka meningkatkan daya saing. Ketika binaan kita melihat IKM nasional tampil, pasti akan mulai meirik inovasi yang bagus kedepannya, dan berupaya memperbaiki apa yang selama ini menjadi kekurangan,” tutupnya.

Eco Sudarsono, mewakili PT. Dutakreasi Multi Persada, pihak Event Organizer asal Jakarta yang digandeng Dinas Dagperin Kalteng, tak kalah dalam menjanjikan perubahan signifikan dalam segi tampilan, kualitas layanan both, juga beragam acara yang nanti hadir dalam pameran.

--page

“Ada 100 stand dalam pameran ini, 60 stand di dalam dan 40 di luar. Sepesifikasinya ini nanti lain dari sebelumnya, saya akan ubah tradisi sehingga akan jadi standar tampilan, mulai dari estetika dan tampilan muka maupun stand. Ini agar peserta enjoy dan pengunjung rileks. Ada kafe, musholla, dan wifi gratis,” ungkapnya. (ROZIQIN/B-5)