BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bulan depan, April 2018, Pelabuhan Sei Tunggul di Bahaur Kabupaten Pulang Pisau dipastikan beroperasi.
Menurut Pejabat Sementara Bupati Pulang Pisau Muhammad Hatta, terkait rencana operasionalnya pelabuhan tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait di Surabaya.
Dalam peninjauan yang dilakukan, Hatta mengatakan, Pelabuhan Sei Tunggul masih harus dilengkapi dengan sejumlah penunjang operasional, di antaranya ketersedian depo bahan bakar dan air bersih.
"Saya minta Dinas Pehubungan untuk dapat melakukan koordinasi dengan Pertamina dan PDAM," katanya, Rabu (7/6/2018).
Pelabuhan tersebut akan menjadi tempat berlabuh kapal jenis roro. Kapal jenis tersebut yang akan operasional di pelabuhan tersebut adalah kapal dengan nama Sunan Drajat yang akan menjadi kapal pertama yang operasional menggunakan pelabuhan tersebut dengan rute Paciran (Jawa Timur)-Bahaur (Kalimantan Tengah).
--page
Pjs Bupati optimistis operasional kapal dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal. Kapal Sunan Drajat mampu mengangkut 43 kendaraan roda empat, dan 350 penumpang.
"Sebelum aktif operasional kita lakukan uji sandar dulu," kata Pjs Bupati.(JAMES DONNY/B-5)








