BORNEONEWS, Sampit - Sopir mobil Daihatsu Xenia DA 1838 C yang tidak menguasasi medan jalan dinilai jadi penyebab kecelakaan di Tjilik Riwut, Km 6, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim).
Kasatlantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan mengatakan, dari hasi pemeriksaan sopir mobil Adi Candra (29) belum sepenuhnya menguasi medan jalan, sehingga saat melintasi jalur tikungan tersebut kecepatan mobil tidak dikurangi.
"Sopir tidak hafal jalan. Ia tidak tahu jika daerah itu terdapat tikungan. Gas tidak diturunkan, mobil pun masuk ruas jalan kanan yang merupakan jalur perlintasan arah berlawanan," ucap Yudha.
Kecelakaan yang menyebabkan kerugian hingga Rp 10 juta itu terjadi pada Rabu (7/3/2018) dini hati. Jalan dalam kondisi basah lantaran cuaca sedang dalam keadaan hujan deras. Mobil tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dibagian depan dan samping akibat menghantam sebuah truk dump KH 9465 GE yang di kemudikan oleh Aris Wahyudi (33).
Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sopir dan salah seorang penumpang mobil mengalami luka ringan dibagian lutut dan wajah. Korban luka mendapatkan perawatan di RSUD Murjani Sampit.
--page
Yudha mengimbau agar para pengendara selalu berhati-hati saat melakukan perjalanan. Sebab, keselamatan merupakan hal yang perlu diutamakan dibanding kecepatan.
"Meskipun hapal dengan medan jalan, jangan melupakan keselamatan. Jangan ngebut, berhati-hatilah dalam berkendara. Keselamatan yang perlu diutamakan," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








