KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah orangtua murid SDN 4 Kasongan Lama meminta pemerintah membangunkan ruang kelas yang baru. Mengingat jumlah ruangan saat ini yang terbatas sehingga banyak murid terpaksa belajar di gudang.

Ratusan siswa yang menempuh pendidikan di sekolah ini setiap harinya, terutama sejak tahun ajaran baru 2017/2018, itu selalu berdesakan lantaran minimnya jumlah ruang kelas.

Akibatnya, siswa yang seharusnya menempati dua ruangan belajar, terpaksa dijadikan satu ruangan alias digabung.

Bahkan, dari informasi yang berhasil dihimpun borneonews.co.id tidak jarang murid yang sebelumnya menuntut ilmu di sekolah ini terpaksa memindahkan anaknya ke sekolah lain di Kasongan yang dinilai lebih layak.

"Harapan kita sebagai orangtua siswa dalam waktu yang tidak terlalu lama pemerintah bisa membangunkan beberapa ruang kelas lagi di sekolah ini, soalnya saya sendiri melihat satu ruangan misalnya kelas dua itu siswanya lebih dari 30 orang anak," sebut salah seorang orang tua murid yang enggan disebut namanya, Rabu (7/3/2018).

--page

Menurutnya, ia masih mempertahankan anaknya sekolah di SDN 4 ini dengan alasan sekolah tersebut adalah unggulan.

"Tapi kalau ke depannya tetap berdesakan kita terpaksa memindah anak kami ke sekolah lain, sebab walau bagaimanapun meski sekolah unggulan kalau satu ruang kelas jumlah siswanya melebihi ketentuan kan tidak efektif jadinya," tuturnya.

Dia berharap pihak DPRD selaku wakil rakyat memperhatikan kondisi SDN 4 yang saat ini kekurangan ruang kelas itu. (ABDUL GOFUR/B-5)