BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memastikan hadir dalam perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat provinsi di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kamis (15/3/2018).
“Insya Allah saya hadir. Selamat Hari Pers Nasional. Saya hanya berpesan, wartawan tetap profesional dan bertanggungjawab menayangkan sebuah berita,” pesan Agustiar, Rabu (7/3/2018).
Menurut Agustiar, wartawan mempunyai tanggungjawab besar dalam menjaga kondusifitas daerah. Jangan sampai, lanjutnya, justru menjadi provokator, sehingga membuat kegaduhan.
“Wartawan hendaknya menyajikan berita yang menyejukkan, tidak provokatif, jangan menyentuh isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Itu berbahaya untuk kondusifitas daerah,” tegas Agustiar.
Dia juga meminta wartawan supaya selalu menyajikan pemberitaan sesuai fakta. Tidak menambah opini dalam pemberitaan. Wartawan juga merupakan agen dalam memerangi pemberitaan hoax.
--page
Tulisan wartawan, jelas Agustiar, berperan memerangi hoax. Itu kalau wartawan bekerja dengan profesional dan bertanggung jawab.
“Hoax musuh kita bersama. Kita harus perangi. Wartawan punya tugas berat memerangi hoax. Jadilah wartawan yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Kita ingin pemberitaan yang disajikan mendidik masyarakat, supaya cerdas,” pesan dia lagi.
Terkait Pilkada serentak 2018 yang tidak lama lagi digelar di 10 kabupaten dan satu kota di Kalteng, Agustiar juga menilai bahwa peran wartawan dalam pesta demokrasi, sangat besar. Untuk itu, wartawan harus selalu menjaga keharmonisan masyarakat meskipun berbeda pilihan.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan HPN tahun 2018, Sutransyah mengatakan HPN merupakan agenda tahunan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
“Tahun ini kebetulan di Buntok, Kabupaten Barito Selatan. Tahun depan, sudah ada tiga daerah yang menyatakan kesiapan yaitu Kotawaringin Barat, Barito Utara dan Palangka Raya. Nanti akan kita tentukan melalui rapat pleno pengurus PWI Kalteng,” kata Sutransyah yang juga Ketua PWI Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-11)








