BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) optimistis cuaca baik bisa berlanjut pada tahun ini sehingga volume produksi crude palm oil (CPO) sebesar 200.000 ton bisa diraih.
"Cuaca di tahun ini diperkirakan masih bisa mendukung peningkatan volume produksi," kata Direktur Utama Austindo Nusantara, Istini Tatiek Siddharta, kepada pers di Jakarta, Rabu (7/3/2018).
Pada tahun lalu, Austindo menargetkan produksi CPO mereka bisa mencapai 211.000 ton, sedangkan untuk produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 738.000 ton dan produksi inti sawit atau palm kernel mencapai angka 31.874 ton.
Hingga akhir September 2017, produksi TBS Austindo meningkat 9,2% year-on-year (yoy) menjadi 515.263 ton. Kontribusi terbesar datang dari perkebunan yang berlokasi di Kalimantan Barat sebesar 85.003 ton.
Meningkatnya jumlah produksi kelapa sawit yang berkontribusi atas 97% dari pendapatan Austindo, membuat pendapatan emiten ini ikut meningkat. Pendapatan ANJT tahun lalu naik 19,8% yoy menjadi US$109,01 juta, sementara laba Austindo melonjak 525,5% menjadi US$39,91 juta.
--page
Peningkatan laba yang fantastis ini ditopang oleh pendapatan tambahan hasil penjualan aset dan divestasi di anak usaha mereka. Pada Maret 2017 lalu, ANJT menjual 10,87% kepemilikannya di PT Agro Muko. Austindo pun menjual seluruh kepemilikannya di PT Darajat Geothermal Indonesia kepada Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) BV dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada September 2017. (NEDELYA RAMADHANI/m)








