SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Harga kelapa dan kopra di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini anjlok. Bahkan melebihi setengah harga normal. 

"Harga kelapa saat ini hanya Rp700 per biji. Sedangkan kopra hanya Rp4000 per kilo gram," ujar Ketua Pemuda Tani Kotim Abdur Rasyid, Kamis (8/3/2017). 

Harga normal kelapa Rp2.200 hingga Rp2.400 per biji. Sedangkan harga kopra Rp8000 per kilogram. 

Anjloknya harga kelapa tersebut sejak sebulan terakhir ini. Belum diketahui persis apa penyebab dari turunnya harga tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup petani kelapa di Selatan Kotim yang jadi pusat pertanian kelapa, maka mereka terpaksa menjual buahnya dengan harga tersebut. 

--page

"Petani kelapa terpaksa menjualnya, karena kalau disimpan takut busuk. Sehingga walaupun harga sangat rendah, tetap saja mereka menjualnya," kata Rasyid. 

Saat ini kebun kelapa banyak berada di Selatan Kotim, yakni di tiga kecamatan, Pulau Hanaut, Teluk Sampit, dan Mentaya Hilir Selatan. 

Pihaknya berharap pemerintah memperhatikan penurunan harga kelapa dan kopra tersebut. Karena hal itu sangat mengganggu perekonomian warga di yang memang pekerjaan sehari-harinya sebagai petani kelapa. 

"Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pemerintah, agar harga kelapa kembali normal," terang Rasyid. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)