SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Suparmadi menilai, perpustakaan merupakan jendela ilmu. 

"Perpustakaan harus dijadikan keburu, karena di sinilah jendela ilmu bagi masyarakat," ujar Suparmadi, Kamis (8/3/2017). 

Perpustakaan sama dengan pendidikan, karena di tempat tersebut tersedia berbagai macam buku bacaan untuk pembelajaran. Tidak hanya bagi para pelajar saja, namun mulai dari anak-anak, dewasa, bahkan orangtua. 

Jangan samapai perpustakaan dianggap sebagai sampingan saja. Namun alangkah baiknya kalau menjadikannya sebagai kebutuhan. Sehingga hal itulah yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya. Agar masyarakat memahami dan sering datang ke perpustakaan untuk membaca. 

"Tanpa membaca buku, orang akan sulit menambah ilmu dan juga wawasan. Maka dari itu jadikanlah membaca sebagai budaya dan kebiasaan," kata Suparmadi. 

Suparmadi juga menjelaskan bahwa orang yang hebat dan cerdas menguasai berbagai ilmu adalah orang yang gemar membaca. Sehingga rajin-rajinlah datang ke perpustakaan. 

Selain itu dirinya juga mengajak agar para guru dan siswa kembali mengaktifkan perpustakaan sekolah. Selain itu juga galakan program literasi diseluruh satuan pendidikan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)