BORNEONEWS, Muara Teweh- Pjs Bupati Barito Utara Sapto Nugroho mengatakan, dalam rangka menunjang penyusunan rencana pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, diperlukan data perencanaan yang valid dan dapat dipertangungjawabkan.
“Bukan perencanaan yang hanya dibuat di atas meja, tetapi perencanaan yang komprehensif dengan tujuan dan sasaran yang jelas. Seperti lokasi, kondisi riilnya, serta volume atau ukurannya. Untuk itu kita harus melakukan sinkornisasi, harmonisisasi program kegiatan dengan pemeritah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalteng dalam upaya mendukung pencapaian visi dan misi RPJM nasional dan RPJMD Provinsi Kalteng,” kata Sapto Nugroho saat membuka Forum Perangkat Daerah di Aula Bappeda Litbang, Jumat (9/3/2018).
Ia mengatakan, Forum Perangkat Daerah juga merupakan wahana harmonisasi, sinkronisasi, dan sinergitas antarpihak yang langsung atau tidak langsung mendapatkan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan perangkat daerah. Sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.
“Forum perangkat daerah ini akan membahas rancangan awal RKPD dan rancangan renja perangkat daerah, dengan menggunakan prioritas program dan kegiatan yang dihasilkan musrenbang RKPD kabupaten di seluruh kecamatan se-Barito Utara. Sebagai bahan untuk menyempurnakan rancangan renja perangkat daerah,” imbuhnya.
Dengan demikian, kata Sapto Nugroho, pada saat musrenbang RKPD kabupaten nanti, semua pihak sudah dapat menyusun kesepakatan antarpelaku pembangunan tentang rancangan rencana kerja pembangunan daerah tahun 2019 dan menyinkronkannya dengan rencana kerja perangkat daerah dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Barito Utara.
--page
“Setelah selesai forum perangkat daerah ini, diharapkan kita dapat menghasilkan rencana kerja perangkat daerah yang memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran yang dirinci per kecamatan dan sudah dibagi ke dalam alokasi APBD Kabupaten Barito Utara 2019,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)








