SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Puluhan pengisi acara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang ke-49 di Cempaga, kesurupan massal saat gladi kotor, Jumat (9/3/2018) siang tadi.

"Kalau persis jumlahnya tidak tahu, namun sekitar 20 orang pengisi acara yang kesurupan," ujar salah satu panitia yang tidak mau disebutkan namanya.

Mereka yang mengalami kesurupan rata-rata perempuan. Awalnya hanya satu orang, namun malah menjalar hingga puluhan orang yang mengalami kesurupan tersebut.

Kondisi itu membuat panitia bingung hingga mengevakuasi satu-persatu para peserta ke atas tribun di lapangan MTQ kabupaten tersebut.

"Saat itu kami mau selesai gladi kotor sekitar pukul 11.00 WIB, tiba-tiba satu orang mengalami kesurupan hingga menjalar kepada yang lainnya," ucap sumber itu.

--page

Tidak diketahui persis penyebab banyaknya pengisi acara pembukaan MTQ Kotim yang kesurupan. Diduga kuat akibat kelelehan hingga membuat pikiran kosong.

Namun ada juga warga yang mengatakan bahwa ada gangguan dari penunggu tempat tersebut. Karena mereka sering melihat hal-hal aneh di lapangan sepakbola Cempaga yang dijadikan tempat pembukaan MTQ tersebut.

 Korban kesurupan
Korban kesurupan

Semua para pengisi acara dalam pembukaan MTQ tersebut rata-rata anak sekolah. Di mana yang terbanyak mengalami kesurupan adalah para penari.

Mereka akan tampil pada pembukaan MTQ Kotim pada Sabtu (10/3/2018) besok.

Saat ini semua korban kesurupan sudah sadarkan diri dengan dibantu pemuka agama di daerah tersebut. Panitia juga berharap agar hal itu tidak terjadi kembali. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)