BORNEONEWS, Sampit - Perusahaan besar swasta (PBS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus mampu berkontribusi untuk daerah. Salah satunya membantu transportasi tiap kecamatan melalui dana CSR.
"Namun kontribusi mereka masih minim. Kami ingin CSR mereka bisa diarahkan untuk sektor transportasi seperti pengadaan bus agar membantu masyarakat," kata Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Hademan, Sabtu (10/3/2017).
Diakui Hademan saat ini transportasi masyarakat di kecamatan cukup sulit. Jika tiap kecamatan ada bus, dia yakin sangat membantu masyarakat.
Bus bisa diadakan melalui dana CSR perusahaan seperti Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Di sana satu perusahaan memberikan bantuan 50 bus.
Apalagi di Kotim ada 77 PBS yang bergerak disektor perkebunan. "Tidak usah banyak cukup satu perusahaan satu bus saja, sistem pengelolaannya serahkan kepada pemerintah," tegasnya.
Selama ini menurut Hademan perusahaan hanya menyediakan bus untuk melayani kegiatan karyawan dan pelajar di lingkungan kerja mereka, sedangkan untuk masyarakat sekitar tidak ada. (NACO/B-6)








