SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Teror buaya di Sungai Mentaya, tepatnya di wilayah Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih terjadi.

Sabtu (10/3/2017) siang, seekor buaya kembali muncul di tepi lanting yang menjadi tempat Jumiati, 45, diserang hewan ganas tersebut.

"Iya buaya muara muncul kembali. Dia mengitari lanting tempat Jumiati diserang buaya pada Kamis (8/3/2018) lalu," kata Sugian, warga sekitar.

Ia mengungkapkan, kemunculan buaya sudah sering terjadi. Namun, dalam dua hari terakhir makin sering tampak di sungai sekitar Desa Ganepo.

Kehadiran buaya membuat masyarakat sekitar khawatir dan tidak jarang yang mengurungkan niat untuk beraktivitas di atas lanting.

"Aduh lihatnya saja takut, banyak warga sini kalau malam hari tidak berani turun ke lanting untuk naik ke perahu, kelotok, atau lainnya. Karena takut jadi korban buaya," kata Sugian.

Sementara itu, Dirpolair Polda Kalteng Kombespol Badarudin mengimbau masyarakat selalu berhati-hati saat beraktivitas di tepi Sungai Mentaya. Terutama saat sore hingga malam hari. Karena pada waktu tersebut rawan serangan buaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)