BORNEONEWS, Tamiang Layang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Timur Adolina Sendol meminta penerangan jalan umum (PJU) diprogramkan untuk pemasangan di wilayah perbatasan yang ada di Kabupaten Bartim.
"PJU bisa menerangi perbatasan Kabupaten Bartim yang bertetangga dengan Kabupaten Tabalong maupun Barito Selatan," katanya, Kamis (8/2/2018).
Menurutnya, perbatasan wilayah yang tepat untuk diterangi seperti di seputaran Tugu Burung dan Rumah Betang atau Lewu Hante di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima.
Jika malam hari, wilayah tersebut sangat gelap dan mengundang pemuda atau sekelompok pemuda berkumpul di tempat gelap untuk berbuat hal negatif. Dengan penerangan, perbuatan negatif bisa dicegah.
Selain itu, di wilayah Kecamatan Pematang Karau yang berbatasan Barsel sangat perlu penerangan yang bisa menjadi tanda bahwa pengendara melintas tahu telah masuk wilayah Kabupaten Bartim.
--page
"Fasilitas penerangan memang sudah ada di Rumah Betang itu, namun masih kurang terang. Penerangan sangat penting untuk mengubah hal negatif menjadi positif serta bisa membuat objek wisata itu menarik wisatawan lokal untuk datang," katanya.
Politisi Partai Nasdem itu menerangkan, penerangan yang diusulkan itu merupakan aspirasi warga ketika reses perseorangan sesuai daerah pemilihannya di dapil III serta dari menyerap aspirasi warga yang menemuinya pada tahun 2017 kemarin.
"Harapannya bisa direalisasikan pada tahun 2018 ini," katanya.
Ke depan, Adolina minta penerangan juga bisa dipasang di jalan-jalan ke pedesaan agar membantu warga yang melintas. (KBA)








