MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Tim Satreskrim Polres Barito Utara bersama  tim Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Surabaya turun ke lapangan untuk mengidentifikasi dua lokasi kebakaran.

Dua lokasi itu yakni Jalan Sengaji Hilir, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah dan Jalan Revolusi RT 01, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru.

Dalam kegiatan identifikasi kebakaran tersebut, tim Polres Barut  dipimpin Kasat Reskrim AKP Wiwin Junianto Suprayedi, sementara tim Labfor dipimpin oleh Kompol Hadi Setiyono.

Kasat Reskrim Polres Barut mengatakan, dalam proses identifikasi ini dilakukan pengambilan sampel atau barang bukti dari TKP. Sampel yang diperoleh dari tempat kebakaran, nantinya akan dianalisa oleh Tim Labfor.

“Sekarang masih tahap proses penyelidikan, mengumpulkan barang bukti (sampel) di TKP, kemudian bukti tersebut dianalisa oleh Tim Labfor. ” katanya.

--page

Periksa para saksi

Ia juga menyampaikan, sehubungan dengan kebakaran yang terjadi di Jalan Sengaji Hilir Kelurahan Melayu ini, pihaknya juga telah memeriksa sebanyak lima orang saksi. Sementara untuk musibah kebakaran di Jalan Revolusi Kelurahan Jingah pihaknya telah memeriksa sebanyak empat orang saksi.

“Kita menunggu hasil analisa dari Labfor Surabaya dan akan kami kombinasikan dengan keterangan saksi dengan temuan fakta-fakta dari Labfor Surabaya,” ujarnya,  Minggu (11/3/2018).

Langkah itu dilakukan untuk mengetahui apakah kebakaran ini terjadi karena ada penyalahgunaan atau karena faktor lain. Jika terbukti penyebab dari kebakaran ini lantaran kelalaian tentu akan diproses dengan profesional.

Informasi bahwa di TKP kebakaran di Jalan Sengaji Hilir sampel yang diambil oleh tim identifikasi berupa satu kantong abu arang sisa kebakaran dan satu buah selang regulator.

Sementara untuk TKP di Jalan Revolusi sampel yang diambil satu kantong arang bekas terjadinya kebakaran dan satu set kotak kontak isi empat lubang dan tiga set tusuk kontak. (RAMADHANI/B-2)