SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekelompok remaja terlibat perkelahian (tawuran) di Sampit Expo 2018, yang digelar di Stadion 29 November Sampit, Minggu (11/3/2018) dini hari.

Aksi remaja tersebut diketahui oleh polisi yang sedang berjaga. Aparat pun berhasil membubarkan aksi itu. "Perkelahian itu terjadi hanya karena dua kelompok remaja itu saling bertemu dan bertatap muka di acara Sampit Expo," terang Kapolsek Baamang, AKP Agoes Tri.

Meski telah dibubarkan, aksi mereka berlanjut di kawasan Perumahan Wengga Metropolitan (WMP), Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim).

Perkelahian yang berlanjut di WMP itu pun membuat warga geram dan langsung berupaya membubarkan aksi tawuran tersebut serta memanggil pihak Polsek Baamang.

Sedikitnya ada tujuh orang remaja yang diamankan di Mapolsek Baamang untuk dibina, didata dan dididik.

--page

"Setelah dibina, didik dan didata, seluruh anak itu membuat sebuah perjanjian bermaterai agar tidak mengulangi perbuatan yang sama ataupun pelanggaran hukum lainnya," tutur Kapolsek. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)