SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Roy Lumban Gaol  mengingatkan agar dana desa bisa disisihkan untuk membeli alat pemadam kebakaran untuk inventaris desa.

Roy mengatakan, tiap desa harus ada alat  pemadam kebakaran, terutama di desa yang selalu jadi langganan titik api. Jangan sampai saat memasuki musim kemarau desa minim peralatan pemadam kebakaran. 

"Alat damkar harus benar-benar dimanfaatkan selain itu alat damkar itu juga jangan hanya digunakan untuk kepentingan pribadi saja, agar saat di beli benar-benar bisa dimanfaatkan," tegasnya, Rabu (14/3/2018)

Menurutnya jika melihat dari kondisi cuaca dan prakiraan dari BMKG bahwa musim hujan sepeti sekarang akan berlangsung lama hingga bulan Juni mendatang. Meski demikian, belum ada jaminan selama rentan waktu itu tidak ada kebakaran hutan dan lahan

"Apalagi panas  cuaca dalam dua hari saja bisa membuat lahan mudah terbakar. Biar musim hujan kita harus tetap siaga, kita bersama cegah sedini mungkin agar tidak terjadi kebakaran," tegasnya.

--page

Maka dari itu pentingnya pengadaan alat damkar untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan yang selama ini masih menghantui masyarakat. Pasalnya daerah ini masih sering kali terjadi kebakaran lahan.(NACO)