SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sinar Kamala  merasa prihatin dengan tingkat kenakalan remaja di daerah ini. Bahkan ia meminta agar Pemkab Kotim jangan sampai membiarkan masalah ini. 

Sebab kenakalan remaja yang  terjadi ini mulai dari fenomenal  menggunakan lem  hingga ke perkelahian antar remaja kerap terjadi. Tentunya hal demikian menjadi  tantangan besar bagi pemerintah  bersama orang tua guru dan sekolah kedepannya. 

Menurut Sinar Kamala persoalan ini hanyalah kenakalan remaja yang muaranya sedang mencari jati diri, harusnya ini mesti bisa ditangani dan dipecahkan bersama, seperti halnya perkelahian pelajar, bahkan fenomenal perilaku menyimpang seperti mengisap lem . 

Dia meminta agar orang tua selalu mengontrol anak-anaknya, supaya setiap tindak tanduk anaknya terawasi dan ia juga meminta agar sekolah kembali menguatkan aqidah dan akhlak siswa, agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif. 

"Kejadian tawuran antar pelajar dan munculnya geng itu salah satu gejala sosial yang mesti kita redam bersama, baik itu guru orang tua dan lingkunganya, jangan berikan peluang bagi hal demikan untuk bertumbuh dan berkembang di Kotim,” kata Sinar Kamala, Kamis (15/3/2018).

--page

Dia juga berharap agar pemerintah dalam hal ini Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim rutin mengawasi kawasan yang bisa dijadikan ajang bolos dan nongkrong kalangan pelajar saat jam belajar. Seperti halnya kawasan  umum, taman kota, bundaran hingga kafe dan warnet . (NACO/m)