MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Sering bertumpuknya kendaraan para orang tua yang menunggu kepulangan anaknya sekolah dikeluhkan masyarakat. Selain membuat lalu lintas macet, juga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Kondisi sepert ini terlihat di dalam kota Muara Teweh yakni SDN Melayu 5, MIN Melayu, SMPN 1 dan MTsN Muara Teweh.

Sehubungan dengan hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Rosi Wahyuni mengharapkan pihak Dinas Pendidikan agar bisa merespon hal ini. Jika ini terus dibiarkan sewaktu-waktu dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan. 

Rosi meminta Dinas Pendidikan agar bisa menambah pintu keluar masuk sejumlah sekolah tersebut. Bisa juga memfungsikan pintu yang sudah ada namun tidak digunakan, supaya orang tua yang menjemput anaknya tidak lagi menumpuk di satu pintu saja.

“Tujuan kita untuk menghindari kecelakaan ataupun kemacetan arus lalu lintas, yang terjadi seperti saat ini,”katanya, Kamis (15/3/2018).

--page

Selain itu Rosi juga mengharapkan, kepada pihak aparat kepolisian maupun kantor dinas terkait agar bisa melakukan pengamanan, guna antisipasi kecelakaan lalu lintas di depan kawasan sekolah tersebut.

Sebab, beberapa sekolah seperti SDN Melayu 5, MTSn, dan SMPN 1 ini terletak di ruas jalan protokol, dimana banyak para pengendara yang lewat dengan kecepatan yang cukup tinggi. 

Untuk sekolah MIN Melayu  tepatnya di Jalan Mangis, kawasan tersebut sering terjadi kemacetan parah akibat menumpuknya para orang tua yang datang menjemput anaknya pulang sekolah.

“Kita harap nantinya ini dapat diatur  sehingga tidak terjadi kemacetan parah lagi seperti  sekarang,” ucap Rosi.(RAMADHANI/m)