PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berbagai pengalaman menyenangkan, menegangkan hingga menyakitkan hati pernah dialami oleh Siti Muzaimah atau terkenal dengan nama Mouzza Zee saat melakukan Ekspedisi Kartini.

Lady biker asal Malang, Jawa Timur, yang setiap tahun sejak 2015 melakukan touring bermotor warna pink itu menceritakan pengalamannya kepada Borneonews, Jumat (16/3/2018).

"Waktu ekspedisi kedua menuju Sabang, saat saya berkendara malam hari di Provinsi Jambi, di daerah Sungai Bengkal menuju Kecamatan Muara Bungo, saya dikejar begal. Ya udah saya bejek gas dan berhasil kabur dari kawanan begal tersebut. Padahal sebelumnya rekan-rekan di Jambi sudah wanti-wanti agar tidak berkendara malam hari, tapi saya aja yang bandel," ujarnya dengan logat khas Jawa Timuran yang medok.

Selain itu, pengagum Kartini dan Menteri Susi Pujiastuti ini juga sempat beberapa kali mendapatkan pelecehan seksual dari kru kapal penumpang yang mengangkutnya menuju pulau tujuan ekspedisi.

"Saat ekspedisi ketiga menuju Sumbawa ada kru kapal yang mabuk mau mencium saya. Nah tahun ini, saat berangkat dari Semarang menuju Pontianak saya juga sempat dilecehkan oleh kru kapal. Bahkan, orang tersebut berusaha memeluk dan memegang-megang bagian dada. Tentunya upaya pelecehan tersebut saya lawan," ceritanya.

--page

Saat tiba di Pontianak, ia sempat melaporkan peristiwa itu pada operator kapal dan mereka berjanji mau menghubungi saya untuk menyelesaikan masalah ini. "Namun hingga kini, saya belum sekalipun dihubungi mereka," ujarnya dengan nada kesal.

Meski kerap mendapatkan pengalaman buruk, tidak mematahkan semangatnya untuk terus melakukan touring.

"Hal yang bisa membuat saya memangis paling kalau kangen dengan orang tua selama perjalanan ini," ujar Sarjana Hukum lulusan Universitas Islam Malang ini.

Walau demikian, lanjut Mouzza, terdapat berbagai pengalaman menyenangkan selama ia melakukan ekspedisi.

"Sambutan bersahabat dari rekan sesama bikers apapun motornya, serta memiliki banyak teman baru tentunya sangat menyenangkan," jelasnya.

--page

Saat ditanyakan apakah ada sosok yang membuatnya terkesan selama melakukan ekspedisi ini, Mouzza mengiyakan.

"Salah satu sosok yang membuat saya terkesan adalah Bupati Kabupaten Kobar yaitu Ibu Nurhidayah. Karena beliau merupakan bukti bahwa perempuan juga mampu menjadi pimpinan daerah," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)