BORNEONEWS, Kasongan - Jumlah pemilih di Pilkada Katingan 27 Juni 2018 akan berkurang sekitar 13.102 suara jika dibandingkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada 2015.
Hal ini mengemuka saat KPU Kabupaten Katingan menggelar rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih sementara kabupaten pemilihan bupati dan wakil bupati Katingan tahun 2018 di Hotel Katingan, Jumat (16/3/2018).
Dari hasil pleno tersebut daftar pemilih sementara (DPS) pilkada Katingan 2018 sebanyak 110.182 pemilih.
Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng tahun 2015 lalu yang berjumlah 123,284.
Artinya ada selisih atau penurunan jumlah pemilih sebesar 13.102 pemilih/suara.
--page
Menurut Komisioner KPU Katingan, Subandi dari divisi perencanaan dan data, penurunan jumlah pemilih pada pilkada 2018 dibandingkan dengan pilgub 2015, itu dipengaruhi beberapa faktor.
"Iya hasil dari coklit dan pemutakhiran data, jumlah pemilih sementara turun menjadi 110.182 pemilih. Ada selisih 13.102 dibanding DPT pilgub tahun 2015 sebanyak 123,284," tutur Subandi.
Menurutnya, selirsih ini disebabkan banyaknya data pemilih yang memang pada saat petugas turun ke lapangan, itu tidak falit.
"Lebih banyak kepada data pindah domisili, atau bukan penduduk setempat, itu yang sangat berpengaruh terhadap jumlah data saat pencoklitan kemarin," katanya.
Namun, kata Subandi pada saat pengumuman DPS data yang ada tentu berubah, jika tidak berkurang lagi akan bertambah. Sebab masih banyak warga yang memiliki hak pilih namun belum terdata, maupun warga yang belum memiliki KTP-el. (ABDUL GOFUR/B-5)








