PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Di zaman modern serba cangih ini tidak hanya menguntukan bagi manusia normal, tapi juga orang yang berkebutuhan khusus atau disabilitas juga mendapatkan manfaatnya.

Salah satunya dengan hadirnya teknologi komunikasi yang di dalamnya terdapat layanan canggih dan gratis.

Misalnya dengan hadirnya layanan video call WhatsApp ini sangat memudahkan para penyandang disabilitas, khususnya anak-anak tuna rungu.

Hanya dengan video call mereka sudah bisa berkomunikasi dengan teman-temannya yang berada jauh dari rumah mereka.

Meski hanya dengan 'nada' gerak, namun dengan live video call ini para anak-anak tuna rungu sudah bisa berkomunikasi dari jauh. Hebat bukan.

--page

Manfaat inilah yang dinikmati oleh para anak-anak gadis penyandang tuna rungu di Palangka Raya.

Fitri Fatimah, anak tuna rungu yang tinggal di Jalan Basir Jahan X Nomor, 69 C, Kelurahan Sabaru ini sangat menikmati hadirnya teknologi video call WhatsApp.

Saat borneonews.co.id bersama tim Relawan Demokrasi KPU bertandang ke rumah Fitri Fatimah, ia nampak asyik berdialog dengan bahasa tubuh kepada sesama group WA-nya.

Hebatnya lagi, selain mahir dalam bahasa gerak, Fitri Fatimah anak dari mantan Kepala SLBN 1 Palangka Raya ini juga mahir dalam berkomunikasi lewat pesan WhatsApp.

Dengan cekatan ia menjawab semua informasi yang masuk dalam WA-nya. Wajar, Fitri Fatimah ini juga lulusan SLBN dan berencana akan melanjutkan kuliah, meski sempat mandeg sejak 2015.

--page

Dalam group WA Fitri Fatimah ini juga ada teman-temannya yang juga tuna runngu seperti Venty, Peters, Miranti, Miranda, Farera, Isnniah, Armelia Dewi, dan Goldin.

Mereka ini sangat akrab, bahkan dalam setiap pekan mereka berkumpul bareng di rumah mereka secara bergantian. Rukun ya. (ROKIM/B-6)